REAKSI EKSOTERM DAN REAKSI ENDOTERM
Sistem dan LingkunganDalam termokimia ada dua hal yang perlu diperhatikan menyangkut perpindahan energi, yaitu sistem dan lingkungan. Segala sesuatu yang menjadi pusat perhatian dalam mempelajari perubahan energi disebut sistem, sedangkan hal-hal yang di luar sistem yang membatasi sistem dan dapat memengaruhi sistem disebut lingkungan.
Gambar 1. Contoh Sistem dan Lingkungan
Pada reaksi kimia antara
larutan NaOH dengan larutan HCl dalam suatu tabung reaksi, terjadi kenaikan suhu
yang menyebabkan suhu tabung reaksi naik, demikian juga dengan suhu di
sekitarnya.
|
Pada contoh
tersebut, yang menjadi pusat perhatian adalah larutan NaOH dan larutan HCl.
Dengan demikian, larutan NaOH dan HCl disebut sistem, sedangkan tabung reaksi,
suhu udara, tekanan udara merupakan lingkungan.
Berdasarkan interaksinya
dengan lingkungan, sistem dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sistem
terbuka, sistem tertutup, dan sistem terisolasi.
Sistem
terbuka
Sistem terbuka
adalah suatu sistem yang memungkinkan terjadinya perpindahan kalor dan zat
(materi) antara lingkungan dengan sistem.
Contoh:
Reaksi antara logam
magnesium dengan asam klorida encer yang dilakukan pada tabung reaksi yang
terbuka. Pada peristiwa ini terjadi reaksi:
Mg(s) + 2HCl(aq)
→
MgCl2(aq) + H2(g)
Oleh karena reaksi
dilakukan dalam keadaan tabung terbuka, maka gas hidrogen yang dihasilkan akan keluar
dari sistem ke lingkungan, dan kalor yang dihasilkan dari reaksi tersebut akan
merambat keluar dari sistem ke lingkungan
Sistem tertutup
Sistem tertutup
adalah suatu sistem dimana antara sistem dan lingkungan dapat terjadi
perpindahan kalor tetapi tidak terjadi perpindahan materi.
Contoh:
Jika reaksi antara
logam magnesium dengan asam klorida encer dilakukan pada tabung reaksi yang
tersumbat dengan rapat, gas hidrogen (materi) di dalam sistem tidak dapat meninggalkan
(keluar) sistem. Akan tetapi, perambatan kalor meninggalkan (keluar) sistem
tetap terjadi melalui dinding tabung reaksi.
Sistem terisolasi
Sistem terisolasi
merupakan sistem di mana tidak memungkinkan terjadinya perpindahan kalor dan
materi antara sistem dan lingkungan
Contoh:
Jika reaksi
antara logam magnesium dan asam klorida encer tersebut dilakukan di dalam suatu
tempat yang tertutup rapat(terisolasi), misalnya di dalam penyimpan air panas
(termos)
Pada umumnya, reaksi kimia banyak dilakukan di dalam sistem terbuka. Berikut ini penggambaran tentang macam-macam sistem.
Gambar 2. Macam-macam Sistem
Pengertian Entalpi
Entalpi adalah
perubahan kalor pada tekanan tetap yang merupakan fungsi keadaan dan dilambangkan
dengan H. Entalpi tidak dapat diukur, yang bisa diukur adalah perubahan
entalpi (∆H). jika suatu reaksi berlangsung dalam tekanan tetap,
perubahan entalpi sama dengan kalor yang harus dipindahkan dari sistem ke lingkungan
atau sebaliknya agar suhu sistem kembali ke keadaan semula.
∆H =
qp
Entalpi merupakan
fungsi keadaan, Nilai perubahan entalpi suatu sistem dinyatakan sebagai selisih
besarnya entalpi sistem setelah mengalami perubahan dengan besarnya entalpi
sistem sebelum perubahan dilakukan pada tekanan tetap.
∆H =
Hakhir – Hawal
Reaksi Eksoterm
Reaksi eksoterm
merupakan reaksi yang membebaskan kalor dari sistem dan lingkungan, sehingga
suhu lingkungan bertambah. Arah perpindahan kalor dari reaksi eksoterm dapat
dilihat pada Gambar 3 berikut.
Gambar 3. Arah Perpindahan Kalor pada Reaksi Eksoterm
Harga perubahan
entalpi dari reaksi eksoterm adalah negatif (∆H= -).
Percobaan reaksi
eksoterm dapat dilihat pada video dengan link berikut !
Contoh proses reaksi eksoterm disajikan pada gambar berikut
Gambar 4. Perkaratan Besi
Gambar 5. Dekomposisi Tumbuhan menjadi Kompos
Gambar 6. Pembakaran
Gambar 7. Reaksi Polimerisasi Nilon
Berikut ini
adalah diagram tingkat energi dari reaksi eksoterm
Gambar 8. Diagram Reaksi Eksoterm
Pada reaksi
eksoterm, reaksi entalpi produk (Hp) lebih kecil dari entalpi reaktan (Hr),
sehingga ∆H
berharga negatif.
Reaksi endoterm
Reaksi endoterm
merupakan reaksi penyerapan kalor dari lingkungan ke sistem sehingga suhu
lingkungan berkurang. Arah perpindahan kalor dari reaksi endoterm disajikan
pada Gambar 9 berikut.
Gambar 9. Arah Perpindahan Kalor Reaksi Endoterm
Harga perubahan
entalpi (∆H) dari
reaksi endoterm adalah positif (+).
Percobaan reaksi endoterm dapat dilihat pada video dengan link berikut.
Percobaan reaksi endoterm dapat dilihat pada video dengan link berikut.
Contoh proses reaksi
endoterm disajikan pada gambar berikut.
Gambar 10. Besi meleleh ketika dipanaskan
Gambar 11. Pakaian basah menjadi kering
Gambar 12. Proses Fotosintesis dibantu oleh sinar matahari
Gambar 13. Proses Pematangan Buah
Berikut ini adalah diagaram tingkat energi dari reaksi endoterm
Gambar 14. Diagram Tingkat Energi Reaksi Endoterm
Silahkan download file Hand Out Reaksi Eksoterm dan Reaksi Endoterm














Tidak ada komentar:
Posting Komentar